Rabu, 08 November 2023

PENGOLAHAN LIMBAH DOMESTIK DENGAN CARA SEDERHANA DAN PEMANFAATAN HEWAN PENGURAI DI WILAYAH RW 5, KELURAHAN TUGUREJO, KECAMATAN TUGU, KOTA SEMARANG

PENGOLAHAN LIMBAH DOMESTIK DENGAN CARA SEDERHANA DAN PEMANFAATAN HEWAN PENGURAI DI WILAYAH RW 5, KELURAHAN TUGUREJO, KECAMATAN TUGU, KOTA SEMARANG


Zaki Faqih (218209)

Kelas XII MIPA 4, Nomor Absen 36, SMAN 13 Semarang

Jalan Rowo, Semanding, Wonolopo, Kec. Mijen, Kota Semarang, Jawa Tengah 50215

Pembimbing : Ibu Eka Winarni S. Pd. 


Abstrak

Limbah domestik adalah segala sisa sampah dan buangan dari kegiatan rumah tangga maupun perkantoran. Tidak ada hari tanpa limbah domestik karena pada dasarnya selalu ada kegiatan rumah tangga. Sayangnya, limbah domestik cenderung masih sulit dikelola dengan tetap dan kerap menimbulkan dampak negatif. Bagaimanapun, limbah domestik merupakan sisa buangan kegiatan rumah tangga dan kegiatan sanitasi manusia yang rutin, baik berbentuk padat maupun cair, yang mengandung bahan kimia. Bahan-bahan kimia ini memberi dampak yang kurang baik bahkan bisa menjadi sangat berbahaya apabila tidak terkelola baik. Setidaknya, ada dua sektor yang sangat terdampak limbah domestik yang tidak terkelola dengan baik. Sektor yang pertama adalah sektor lingkungan dan yang kedua adalah sektor kesehatan. Dengan kata lain, dampak dari limbah domestik ini akan berpengaruh pada kehidupan kita semua. Sehingga diperlukan pengolahan limbah domestik agar tidak mencemari lingkungan sekitar, dan dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari sebagai representatif dari pemeliharaan lingkungan sekitar. 

Kata kunci : limbah domestik; sampah; bahan kimia; dampak; lingkungan

Abstract

Domestic waste is all remaining rubbish and waste from household and office activities. There is no day without domestic waste because basically there are always household activities. Unfortunately, domestic waste tends to be difficult to manage consistently and often causes negative impacts. However, domestic waste is waste from household activities and routine human sanitation activities, both in solid and liquid form, which contains chemicals. These chemicals have an unfavorable impact and can even be very dangerous if not managed properly. At least, there are two sectors that are greatly affected by domestic waste that is not managed properly. The first sector is the environmental sector and the second is the health sector. In other words, the impact of domestic waste will affect all of our lives. So it is necessary to process domestic waste so that it does not pollute the surrounding environment, and can be carried out in daily life as a representative of maintaining the surrounding environment.

Key words: domestic waste; rubbish; chemical material; impact; environment


1. Pendahuluan

Sebagian besar sampah dan limbah tersebut disumbang oleh sampah dan limbah domestik. Persentasenya mencapai hampir 50 persen. Limbah domestik adalah segala sisa sampah dan buangan dari kegiatan rumah tangga maupun perkantoran. Tidak ada hari tanpa limbah domestik karena pada dasarnya selalu ada kegiatan rumah tangga. Sayangnya, limbah domestik cenderung masih sulit dikelola dengan tetap dan kerap menimbulkan dampak negatif. Sampah padat merupakan material bahan buangan dari segala aktivitas manusia yang berwujud padat. Menurut Widyaningrum et al., sampah padat adalah bahan buangan yang berwujud padat dapat terdiri dari berbagai sampah organik, sampah anorganik, dan sampah spesifik. 

Lihat dokumentasi lengkap :

https://www.instagram.com/reel/CyZ3t_uBLJA/?igshid=MW9zbDVudzYxZnRocg==

Sudah banyak pemanfaatan limbah domestik yang dilakukan oleh masing-masing rumah tangga, tetapi masih banyak juga yang menganggap pengolahan limbah dinilai tidak ada manfaatnya dan lebih baik limbah domestik hanya dibuang begitu saja tanpa adanya pengolahan lebih lanjut. Ini tentunya akan menyebabkan kerusakan pada lingkungan sekitar dalam jangka yang panjang. Berpengaruh pada tingkat kesuburan tanah, berpengaruh dengan membludaknya limbah di TPA yang sudah tidak lagi bisa menampung sampah terus menerus karena overload. 

Maka, diperlukan gerakan dan kerjasama sinergi antara semua lapisan pemerintah dan lapisan masyarakat mengenai pengolahan limbah domestik agar memaksimalkan optimalisasi dampak yang positif untuk lingkungan sekitar. 

Penelitian ini bertujuan untuk pengetahuan mengenai pengolahan limbah domestik di skala rumah tangga yang nantinya berdampak besar untuk lingkungan dalam jangka panjang. 


2. Pemaparan Pengolahan Limbah Domestik

Dalam pengolahan limbah domestik di skala rumah tangga sangat sederhana dan hanya menggunakan peralatan dan bahan yang sederhana. Walaupun pengolahan ini hanya dilakukan dengan sederhana tetapi, dampak yang diberikan cukup besar untuk keberlangsungan lingkungan sekitar. Ada beberapa jenis limbah domestik dan pengelolaan yang berbeda-beda di tiap jenisnya. 

Limbah domestik terbagi menjadi dua golongan besar, dibedakan dari segi bentuk limbah yang dihasilkan. 

Limbah cair

Sesuai namanya, limbah cair domestik merupakan sisa buangan berbentuk cairan yang berasal dari berbagai kegiatan ataupun kebutuhan sehari-hari manusia. Contoh dari bentuk limbah cair pun sangat banyak, mulai dari air bekas mencuci piring, air bekas mencuci baju, sisa makanan berwujud cair, sampai pada sisa air bekas Anda dan keluarga mandi.

Berbagai sisa buangan kegiatan tersebut mengandung bahan kimia yang tidak bersahabat bagi lingkungan dan bisa menyebabkan masalah kesehatan bagi manusia. Pasalnya, berbagai limbah cair tersebut merupakan residu sabun mandi, detergen, dan juga minyak goreng.

Pengolahan yang tepat untuk minyak goreng bekas atau minyak jelantah yaitu dengan mengumpulkan menjadi satu wadah botol air mineral bekas yang kemudian dapat dijual di bank pengelolaan sampah kelurahan Tugurejo, Kecamatan Tugu, Kota Semarang. 


Limbah padat

Limbah padat adalah beragam sisa barang atau bahan yang tidak habis atau tidak dibutuhkan lagi. Limbah padat domestik cenderung lebih terlihat mengotori lingkungan karena dimensinya yang lebih besar dibandingkan dengan limbah cair. Limbah padat juga yang lebih sering diklasifikasikan sebagai sampah domestik. Jenis limbah domestik yang satu ini pun bisa dibagi lagi berdasarkan kemampuannya untuk didaur ulang.

Untuk pengelolaan limbah padat dengan cara mengumpulkan semua limbah padat kemudian dipilah-pilah sesuai jenis sampahnya. Kemudian di kumpulan ke bank sampah domestik RT setempat yang kemudian akan disetorkan dan dijual ke bank limbah Kelurahan Tugurejo, Kecamatan Tugu, Kota Semarang yang nantinya akan diolah lebih lanjut menjadikan kerajinan tangan dan barang bermanfaat lainnya yang bermanfaat dan memiliki nilai jual tinggi. 


Limbah organik

Setiap kali memasak, Anda pasti menghasilkan limbah organik karena selalu ada sisa sayuran ataupun sampah dari bumbu yang tidak bisa digunakan untuk memasak. Pada saat Anda makan pun, limbah domestik dapat berasal dari sisa nasi sampai tulang-tulang protein hewani.

Limbah organik sendiri merupakan jenis limbah padat domestik yang bisa membusuk dan terurai dengan sendirinya. Bisa dibilang bahwa jenis limbah organik cenderung lebih ramah lingkungan dibandingkan jenis limbah lainnya.

Pengolahan limbah organik ada beberapa macam seperti jenis limbah organik kulit buah buahan bisa dijadikan untuk ecoenzim yang dapat dikelola dengan fermentasi pencampuran kulit buah, gula Jawa, dan beberapa komponen lainnya yang dapat menimbulkan wangi yang harum. 

Pengelolaan limbah organik untuk limbah sayur sayuran tidak terpakai dan sisa sisa daun dapat diolah dan dijadikan kompos untuk media penyuburan media tanaman. Yang pastinya sangat bermanfaat untuk pertumbuhan tanaman. 

Untuk pengolahan limbah organik sisa sisa makanan yang sudah tidak layak dikonsumsi warga menerapkan pengolahan dengan menggunakan media maggot atau larva lalat baik yang berperan sebagai pengurai makanan. Dengan demikian semua limbah makanan sisa tidak terbuang sia-sia dan dapat diuraikan sangat cepat oleh maggot tersebut. 


Limbah anorganik

Berbeda dengan limbah organik yang bisa membusuk dengan sendirinya dan juga terurai lebih cepat, limbah anorganik cenderung lebih merusak lingkungan karena sulit untuk membusuk dan terurai. Kemampuan limbah anorganik untuk terurai dengan sendirinya bahkan dapat mencapai hingga ribuan tahun. Contoh dari limbah anorganik yaitu sampah plastik.

Limbah anorganik domestik tentu saja sangat mudah ditemukan. Kantong plastik bekas membeli sayuran atau buah-buahan dapat menjadi limbah anorganik ketika Anda buang. Bekas kemasan sabun cuci piring sampai detergen pun merupakan jenis limbah anorganik yang bisa menjadi sangat berbahaya bagi lingkungan apabila tidak terkelola dengan baik.

Pengelolaan limbah domestik anorganik bisa dipisahkan melalui jenis-jenisnya seperti jenis botol bekas, jenis kardus, jenis koran, dan jenis-jenis yang lain dikelompokkan. Kemudian diikat menjadi satu dan disetorkan ke bank limbah RT setempat yang nantinya disetorkan ke bank limbah Keluarga Tugurejo, Kecamatan Tugu, Kota Semarang yang nantinya akan dimanfaatkan untuk pembuatan barang-barang yang bermanfaat dan memiliki nilai jual tinggi seperti, dibuatkan tas dari bungkus minuman sachet, dibuatkan tas dari tutup botol mineral yang dirangkai sedemikian rupa, dan masih banyak lagi barang yang lainnya. Biasanya pihak bank limbah setempat akan menghargai sampah pilihan dengan harga yang sudah ditentukan. 


3. Hasil dan Pembahasan

Dengan tanpa adanya pengelolaan limbah domestik yang dirancang sedemikian rupa dapat berpengaruh terhadap lingkungan sekitar misalnya, Lingkungan hidup merupakan salah satu sektor yang paling terdampak dari adanya limbah domestik yang tidak terkelola dengan baik. Pasalnya, pembuangan limbah domestik berjenis limbah cair maupun limbah padat  bisa menyebabkan perubahan lingkungan yang juga berpengaruh pada kondisi ekosistem yang ada di lingkungan tersebut.

Kandungan bahan kimia yang ada pada detergen maupun residu dari berbagai jenis sabun lainnya ternyata dapat berpengaruh pada tingkat keasaman tanah alias pH tanah. Ketika tingkat keasaman berubah, kesuburan tanah pun bisa ikut berubah. Hal ini terjadi karena tingkat keasaman sangat berpengaruh pada penyerapan unsur hara di dalam tanah. Dampak ini bisa terjadi apabila limbah domestik terbuang atau mengenai permukaan tanah.

Kawasan yang pengelolaan limbah domestiknya sangat buruk dapat menjadi pembunuh bagi populasi yang tinggal di lingkungan tersebut. Tidak hanya berdampak pada manusia, limbah domestik juga sangat mungkin untuk membunuh hewan maupun tanaman. Hal tersebut dapat terjadi ketika kandungan kimia pada limbah domestik dimakan oleh hewan. Hewan bisa mati karena kandungan kimia tersebut bersifat racun bagi mereka. Begitu juga apabila limbah domestik tersebut terserap dalam jumlah banyak ke dalam tanah. Tingkat kesuburan dan keasaman tanah menjadi berubah yang menyebabkan tanaman menjadi sulit tumbuh dengan baik seperti yang telah dijelaskan pada poin sebelumnya.

Limbah domestik adalah bahan-bahan yang memiliki kandungan bahan kimia yang tidak sedikit jumlahnya. Jika bahan kimia ini terpapar di air, seperti sungai atau danau, kualitas badan air tersebut akan berubah ke arah yang negatif lantaran paparan bahan kimia dalam jumlah banyak di badan air bisa mengurangi kadar oksigen dalam air. Jika dibiarkan dalam jangka waktu yang panjang, kadar oksigen yang terus berkurang akan merusak ekosistem di badan air secara keseluruhan. Ikan-ikan yang sebelumnya menjadi sumber pencaharian dan makanan warga sekitar yang tinggal di dekat badan. 

Paparan kimia yang bersumber dari limbah domestik yang tidak terkelola dengan baik pada akhirnya juga akan berimbas pada kesehatan manusia. Tidak jarang masyarakat yang hidup di sekitar kawasan yang pengelolaan limbah domestik yang buruk lebih rentan terkena gangguan kesehatan. 

Gangguan kesehatan ini bisa disebabkan oleh limbah cair dan juga limbah padat. Di antara kedua jenis limbah domestik tersebut, dampak limbah padat akan semakin terasa ketika membusuk. Penyebabnya adalah karena jenis limbah domestik yang satu ini akan menghasilkan gas beracun, seperti amonia, metana, ataupun asam sulfat ketika mengalami proses pembusukan. 


4. Kesimpulan

Limbah domestik sangat harus dikelola dengan baik agar tidak berdampak buruk pada keberlangsungan ekosistem lingkungan sekitar. Dengan pemanfaatan dan pengelolaan yang baik seperti pemilahan sampah, pembuatan ecoenzim, pembuatan pupuk kompos, dan pemanfaatan maggot merupakan cara yang tepat untuk pengelolaan limbah domestik. Semua pengelolaan limbah domestik juga harus dilakukan sesuai dengan prosedur yang ada agar memperoleh hasil yang maksimal dan tentunya dampak yang positif untuk lingkungan sekitar. 


5. Ucapan Terimakasih

Terimakasih diucapkan kepada Ibu Eka Winarni S. Pd. Yang telah membimbing saya dalam pembuatan artikel ilmiah ini. Terimakasih untuk warga RT 1 RW 5, Kelurahan Tugurejo, Kecamatan Tugu, Kota Semarang yang telah bersedia dianalisis bagaimana pengolahan limbah domestik dalam skala rumah tangga. 


6. Daftar Pustaka

Apa itu Limbah Domestik dan seperti Apa Contohnya?, https://www.cleanipedia.com/id/

Pengertian Limbah Domestik dan Contoh Limbah Domestik https://www.gramedia.com/literasi/limbah-domestik/


Senin, 06 April 2020

VIRUS CORONA


VIRUS CORONA

Virus Corona atau COVID-19 pertama kali muncul di Kota Wuhan,  Provinsi Hubei China pada tahun 2019. Coronavirus itu merupakan keluarga besar virus yang dapat menyerang manusia dan hewan.Pada manusia, biasanya menyebabkan penyakit infeksi saluran pernafasan, mulai dari flu biasa hingga penyakit serius, bahkan dapat menyebabkan kematian.Orang lain bisa tertular jika mereka kontak langsung dengan orang yang terinfeksi.Virus ini terus menyebar dan merenggut banyak nyawa dan belum ada yang tau kapan wabah ini akan berakhir.

Gejala Virus Corona
Gejala awal infeksi virus Corona atau COVID-19 bisa berupa gejala flu, seperti demam, pilek, batuk kering, sakit tenggorokan, dan sakit kepala. Setelah itu, gejala bisa memberat. Pasien bisa mengalam demam tinggi, batuk berdahak bahkan berdarah, sesak napas, dan nyeri dada. Gejala-gejala tersebut muncul ketika tubuh bereaksi melawan virus Corona.

Namun, secara umum ada 3 gejala umum yang bisa menandakan seseorang terinfeksi virus Corona, yaitu:

1) Demam (suhu tubuh di atas 38 derajat Celsius)
2) Batuk
3) Sesak napas
Menurut penelitian, gejala COVID-19 muncul dalam waktu 2 hari sampai 2 minggu setelah terpapar virus Corona.

Segera ke dokter bila Anda mengalami gejala infeksi virus Corona (COVID-19) seperti yang disebutkan di atas, terutama jika gejala muncul 2 minggu setelah kembali dari daerah yang memiliki kasus COVID-19 atau berinteraksi dengan penderita infeksi virus Corona.

Bila Anda mungkin terpapar virus Corona namun tidak mengalami gejala apa pun, Anda tidak perlu memeriksakan diri ke rumah sakit, cukup tinggal di rumah selama 14 hari dan membatasi kontak dengan orang lain.

Penyebab Virus Corona
Infeksi virus Corona atau COVID-19 disebabkan oleh coronavirus, yaitu kelompok virus yang menginfeksi sistem pernapasan. Pada sebagian besar kasus, coronavirus hanya menyebabkan infeksi pernapasan ringan sampai sedang, seperti flu. Akan tetapi, virus ini juga bisa menyebabkan infeksi pernapasan berat, seperti pneumonia, Middle-East Respiratory Syndrome (MERS), dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS).

Ada dugaan bahwa virus Corona awalnya ditularkan dari hewan ke manusia. Namun, kemudian diketahui bahwa virus Corona juga menular dari manusia ke manusia.

Seseorang dapat tertular COVID-19 melalui berbagai cara, yaitu:

Tidak sengaja menghirup percikan ludah dari bersin atau batuk penderita COVID-19,
Memegang mulut atau hidung tanpa mencuci tangan terlebih dulu setelah menyentuh benda yang terkena cipratan air liur penderita COVID-19,
Kontak jarak dekat dengan penderita COVID-19, misalnya bersentuhan atau berjabat tangan

Pencegahan Virus Corona
Sampai saat ini, belum ada vaksin untuk mencegah infeksi virus Corona atau COVID-19. Oleh sebab itu, cara pencegahan yang terbaik adalah dengan menghindari faktor-faktor yang bisa menyebabkan Anda terinfeksi virus ini, yaitu:

1)Hindari bepergian ke tempat-tempat umum yang ramai pengunjung (social distancing).
2) Gunakan masker saat beraktivitas di tempat umum atau keramaian.
3) Rutin mencuci tangan dengan air dan sabun atau hand sanitizer yang mengandung alkohol minimal 60% setelah beraktivitas di luar rumah atau di tempat umum.
4) Meningkatkan daya tahan tubuh dengan pola hidup sehat.
5) Jangan menyentuh mata, mulut, dan hidung sebelum mencuci tangan.
6) Hindari kontak dengan hewan, terutama hewan liar. Bila terjadi kontak dengan hewan, cuci tangan setelahnya.
7) Masak daging sampai benar-benar matang sebelum dikonsumsi.
8) Tutup mulut dan hidung dengan tisu saat batuk atau bersin, kemudian buang tisu ke tempat sampah.
9) Hindari berdekatan dengan orang yang sedang sakit demam, batuk, atau pilek.
10)Jaga kebersihan benda yang sering disentuh dan kebersihan lingkungan.


Kamis, 19 Maret 2020

SOAL BLOGGER

SOAL BLOGGER

A. PILIHAN GANDA
1) Blogger.com merupakan situs untuk membuat.....
a. Blog
b. Blogger
c. Akun Facebook
d. Game online

2) Blog adalah singkatan dari....
a. Internet blog
b. Blog web
c. Blogger
d. Web blog

3) Blog yang digunakan untuk merusak merupakan jenis blog.....
a. Hacker blog
b. Blog sastra
c. Blog virus 
d. Blog pendidikan

4) Orang yang suka memblokir blog orang lain disebut.....
a. Blogger
b. Virus
c. Hacker blog
d. Kuman

5) Yang diperlukan dalam membuat blog adalah....
a. Akun gmail
b. Akun Facebook
c. Akun instagram
d. Akun twitter

6) Cara menambah postingan di blog yaitu..
a. Masuk ke blogger - entri baru
b. Masuk ke blogger - setelan
c. Masuk ke blogger - komentar
d. Masuk ke blogger - rancangan

7) Yang termasuk fungsi blog...
a. Catatan harian
b. Untuk mengirim pesan
c. Media publikasi perusahaan
d. Semua jawaban benar

8) Ngeblog adalah istilah dalam bahasa Indonesia yang artinya sama dengan...
    a. Membuat blog
    b. Blogging
    c. Menutup blog
    d. Blogger

9) Untuk mengatur background dengan...
a.Open
b.Design
c. Save
d. Edit

10) Pemilik blogger.com adalah...
a. Pyra Labs
b. Bill Gates
c. Pyra Load
d. Kevin Systrom

11) Blog yang biasa ditulis pelajar adalah...
a. Blog sastra
b. Blog media
c. Blog bisnis
d. Blog perusahaan

12) Orang yang menggunakan blog disebut...
a. Blogger
b. User
c. Kalkoser
d. Gamer

13) Untuk membuka blog harus membuka...
a. Browser
b. Game
c. Blogger.com
d. Semua benar

14) Kumpulan artikel disebut...
a. Pos
b. Link
c. Lank
d. Lenk

15) Blog yang rusak disebut...
a. Blog crush
b. Fongging
c. Blogging
d. Longging


B. Uraian
1) Sebutkan 3 manfaat blog!
     a) Bisa berbagi pengalaman
     b) Bisa menjadi tempat diskusi
     c) Bisa mendapatkan ilmu dari blog

2) Apakah yang diminta dengan blog?
     Blog adalah tempat untuk membagi pengalaman baru tempat berbagi curhatan dan tempat untuk membagikan ilmu

3) Apa itu blog?
      Blog adalah website atau jurnal online yang memuat beragam informasi dan menampilkan postingan terbaru di atas halaman. Postingan blog diperbarui secara berkala dan biasanya di kelola satu atau sekelompok kecil user

4) Siapa itu blogger?
      Orang yang membuat dan mengelola blog membagikan pandangan serta prespektif mereka ke audience secara online baik untuk kepentingan pribadi maupun bisnis

5) Struktur blog terdiri atas?
      Header yang memiliki menu atau navigasi. Bagian pertama menampilkan postingan terbaru atau yang dijadikan sorotan. Ada juga si debar yang memunculkan profil media sosial author dan postingan populer. Terakhir footer memuat informasi privasi dan informasi kontak. Setiap aspek yang ada berperan sangat penting dalam memudahkan para pengunjung situs untuk mencari navigasi dan mencari konten

Minggu, 16 Februari 2020

TIPS MELAWAN HOAX

PEMBATASAN MEDIA SOSIAL SEBAGAI GERAKAN ANTI HOAX

     Pembatasan Media Sosial / Medsos tentunya merugikan banyak pihak, dikarenakan pentingnya media sosial di jaman sekarang. Tanpa adanya media sosial para remaja jaman sekarang, akan merasa hampa / kurang. Apalagi penyebaran informasi berita Sudah memanfaatkan bantuan media sosial. Namun karena adanya penyebaran berita ini, mengakibatkan keresahan karena bisa saja berita yang disampaikan itu tidak benar alias HOAX. Karena itu, dilakukan pembatasan medsos. Apalagi bila sedang terjadi konflik masalah, yang bisa saja dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk menyebarkan informasi yang tidak benar / HOAXHoax adalah informasi yang sesungguhnya tidak benar, tetapi dibuat seolah-olah benar adanya.Hal ini tidak sama dengan rumor, ilmu semu, maupun April Mop.

Hoax merupakan sebagai rangkaian informasi yang memang sengaja disesatkan, tetapi “dijual” sebagai kebenaran.Berita palsu yang mengandung informasi yang sengaja menyesatkan orang dan memiliki agenda politik tertentu.Hoax bukan sekadar menyesatkan, informasi dalam hoax juga tidak memiliki landasan faktual, tetapi disajikan seolah-olah sebagai serangkaian fakta.


Berbagai cara telah dilakukan, baik oleh pemerintah maupun masyarakat yang peduli dengan maraknya hoaks di kehidupan masyarakat. Pemerintah misalnya telah membuat pagar hukum dengan menyetujui lahirnya Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektonik, memblokir situs-situs yang menyebarkan hoaks, menangkap sindikat penyebar hoaks hingga membentuk lembaga siberkreasi yang berfokus dalam menangani hoaks. Tidak hanya itu, masyarakat juga turut serta dalam menekan peredaran hoaks dengan memberikan klarifikasi terhadap hoax.

5 Tips melawan hoax

*1)Waspada judul cerita yang provokatif*
 Judul yang provokatif merupakan salah satu ciri hoax. Judul yang provokatif digunakan untuk memancing emosi pembaca berita hoax dengan begitu seharusnya waspada dengan judul berita yg provokatif karena judul bisa di edit oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab.

*2) Cermati kredibilitas situs berita*
Berita yang kita baca harus melalui sumber yang sudah terverifikasi dan resmi yang mengandung fakta yang sudah terbukti tidak alamat situs yang abal-abal, karena alamat situs abal-abal tidak bisa mempertanggung jawabkan hoax yang telah beredar.

*3) Pastikan keaslian foto/video*
Di jaman yang modern ini foto dan video sudah bisa di edit dan di manipulasi oleh pembuat hoax oleh karena itu jangan langsung percaya kepada foto/video yang beredar tanpa bukti kita harus pandai-pandai dalam melihat kejanggalan pada foto dan video yang dimanipulasi berita hoax.

*4) Saring seblum sharing*
Kita harus memastikan berita yang kita baca hoax atau bukan karena sebelum menyebarkan atau sharing kita harus memastikan bahwa berita itu tidak bohong atau hoax jadi, sebelum kita menyebarkan kita harus tahu sumber yang resmi dan bertanggungjawab bahwa berita itu bukan hoax.

*5) Situs anti hoax*
Kita dapat berkontribusi dalam memberantas hoax salah satunya yaitu dengan melaporkan situs- situs yang terverifikasi hoax dan memiliki bukti melalui situs anti hoax dan disitu terdapat banyak berita yang sudah terverifikasi hoax maka dari itu kita harus hati-hati dalam membaca berita jangan sampai berita yang kita baca adalah berita hoax.

Minggu, 19 Januari 2020

Anti bullying


Upaya Edukasi Perilaku Anti Bullying di Era Digital Melalui Dongeng

By  1 November 2019 No Comments


Oleh: Rini Setyowati (1,2), Pratista Arya Satwika (1), Rahmah Saniatuzzulfa (1,2)
(1) Program Studi Psikologi, Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta
(2) Rumah Sakit Universitas Sebelas Maret Surakarta
Perilaku bullying merupakan salah satu masalah sosial yang sampai saat ini sering ditemukan di kalangan anak-anak sekolah. Beberapa perilaku bullying seperti mengejek, mengucilkan, mengancam serta menyerang secara fisik maupun verbal menjadi hal yang sering dilakukan sebagian besar anak-anak untuk mengekspresikan dirinya. Terutama pada era digital saat ini dimana anak dapat dengan mudah menemukan tontonan dan contoh perilaku tersebut di sekitar tanpa pengarahan. 
Kasus bullying pada anak, semakin marak terjadi di Indonesia. KPAI (2018) menyatakan tindakan bullying menempati urutan ke-empat dalam kasus kekerasan anak yang terjadi di Indonesia. Di tahun 2019, KPAI mencatat bahwa korban kekerasan psikis dan bullying masih tertinggi serta anak korban kebijakan dan kekerasan fisik berada di posisi kedua. Sementara kasus terendah adalah korban pengeroyokan dan kekerasan seksual. Data KPAI juga menunjukkan bahwa mayoritas kasus terjadi di jenjang sekolah dasar (SD). Dari 37 kasus kekerasan di jenjang pendidikan pada Januari hingga April 2019, 25 kasus terjadi di SD, sementara terendah ada di perguruan tinggi sebanyak 1 kasus. Hal ini selaras dengan data yang yang diberikan oleh UNICEF yang menyatakan bahwa 8 dari 10 anak mengalami bullying. Menurut Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bullying merupakan segala bentuk penindasan atau kekerasan yang dilakukan dengan sengaja oleh satu orang atau sekelompok orang yang lebih kuat atau berkuasa terhadap orang lain, dengan tujuan untuk menyakiti dan dilakukan secara terus-menerus. Sedangkan Riauskina, Djuwita, dan Soesetio (2005) lebih mengerucutkan definisi bullying dalam ranah sekolah. Mereka mendefinisikan school bullying sebagai perilaku agresif yang dilakukan berulang-ulang oleh seorang atau sekelompok siswa yang memiliki kekuasaan, terhadap siswa/siswi lain yang lebih lemah, dengan tujuan menyakiti orang tersebut.
Bullying merupakan kasus yang penting untuk ditindaklanjuti. Kasus bullying dengan pelaku anak memberikan sebuah tanda tanya pada kita, seperti bagaimana seorang anak dapat melakukan kekerasan yang berdampak seburuk itu kepada temannya sendiri. Perilaku bullyingdengan anak sebagai pelakunya menggambarkan kemerosotan moral dalam masyarakat saat ini. Kemerosotan moral dapat diperbaiki melalui pendidikan karakter yang di mulai sejak dini (Fitriyah dan Zuchdi, 2014). Salah satu metode pendidikan karakter yang tepat untuk anak-anak adalah melalui dongeng.
Upaya penanggulangan kasus tersebut telah dilakukan dengan berbagai cara untuk membentuk karakter dari siswa. Salah satu upaya yang dapat dilakukan oleh semua masyarakat baik guru, orang tua, dan masyarakat umum untuk mencegah bullying adalah dengan menggunakan metode mendongeng. Intervensi ini bertujuan untuk memberikan upaya dalam menanamkan nilai anti bullying dan mengembangkan imajinasi anak melalui kegiatan mendongeng. Target khusus yang diperoleh adalah tertanamnya nilai-nilai anti bullying pada anak-anak TK IT Mutiara Insan Jombor, Sukoharjo melalui dongeng untuk menambah pengetahuan anak mengenai perilaku yang boleh dan tidak boleh mereka lakukan dalam pergaulan dengan teman dan interkasi sosial juga dampak dari perlaku yang mereka lakukan.
Menurut Moeslichatoen (2004) kegiatan mendongeng merupakan media untuk menyampaikan nilai-nilai yang berlaku di masyarakat. Manfaat yang diperoleh dari kegiatan mendongeng adalah memberikan pengalaman belajar bagi anak untuk berlatih mendengarkan. Melalui mendengarkan, anak memperoleh bermacam informasi tentang pengetahuan, nilai, dan sikap untuk dihayati dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, kegiatan mendongeng juga memberikan pengalaman belajar sehingga anak-anak mampu mengembangkan potensi kognitif, afektif, maupun psikomotor. Kegiatan mendongeng juga bermanfaat untuk menggetarkan perasaan dan membangkitkan semangat anak. Kegiatan mendongeng juga membuat anak terlatih untuk memiliki perasaan peka (Elis, 2010).
Bentuk preventif ini memiliki kekhususan yaitu menggunakan pendekatan melalui media dongeng sehingga lebih mudah diterima oleh anak-anak. Pada hari Selasa tanggal 21 Mei 2019 bertempat di TKIT Mutiara Insan Jombor Sukoharjo telah dilakukan kegiatan mendongeng sebagai upaya mengedukasi dan mencegah perilaku bullying oleh tim dan dibantu oleh mahasiswa Prodi Psikologi UNS. Hasilnya menunjukkan peningkatan pengetahuan anak-anak di TKIT Mutiara Insan Jombor Sukoharjo mengenai perilaku yang baik dan tidak baik untuk dilakukan kepada orang lain yang ditunjukkan. Diharapkan hal ini dapat menjadi langkah preventif untuk mencegah terjadinya perilaku bullying kepada sesama teman dalam interaksi sosial mereka. Menggunakan dongeng dengan judul “Sapi yang Baik Hati” kepada siswa TK dimana dalam cerita tersebut terdapat penanaman anti bullying yang dapat diserap nilainya dengan penyampaian cerita yang ada. Dongeng tidak hanya disampaikan dengan lisan saja, tetapi juga menggunakan alat peraga yaitu gambar tokoh sapi, buaya, induk bebek, anak bebek, dan kambing yang ditunjukkan ketika mendongeng sesuai dengan alur cerita dan pemeranan tokoh. Hal ini dimaksudkan agar siswa TK Mutiara Insan Jombor Sukoharjo dapat memahami cerita dengan melihat langsung tokoh yang sedang diceritakan. Kegiatan ini berfokus pada penanaman nilai anti-bullying melalui pendekatan media dongeng pada anak-anak usia dini agar membentuk karakter anak yang mengembangkan nilai dan sikap negatif terhadap kekerasan, resolusi konflik, kerja sama, toleransi pada sesama dan empati. (***)