PEMBATASAN MEDIA SOSIAL SEBAGAI GERAKAN ANTI HOAX
Pembatasan Media Sosial / Medsos tentunya merugikan banyak pihak, dikarenakan pentingnya media sosial di jaman sekarang. Tanpa adanya media sosial para remaja jaman sekarang, akan merasa hampa / kurang. Apalagi penyebaran informasi berita Sudah memanfaatkan bantuan media sosial. Namun karena adanya penyebaran berita ini, mengakibatkan keresahan karena bisa saja berita yang disampaikan itu tidak benar alias HOAX. Karena itu, dilakukan pembatasan medsos. Apalagi bila sedang terjadi konflik masalah, yang bisa saja dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk menyebarkan informasi yang tidak benar / HOAXHoax adalah informasi yang sesungguhnya tidak benar, tetapi dibuat seolah-olah benar adanya.Hal ini tidak sama dengan rumor, ilmu semu, maupun April Mop.
Hoax merupakan sebagai rangkaian informasi yang memang sengaja disesatkan, tetapi “dijual” sebagai kebenaran.Berita palsu yang mengandung informasi yang sengaja menyesatkan orang dan memiliki agenda politik tertentu.Hoax bukan sekadar menyesatkan, informasi dalam hoax juga tidak memiliki landasan faktual, tetapi disajikan seolah-olah sebagai serangkaian fakta.
Berbagai cara telah dilakukan, baik oleh pemerintah maupun masyarakat yang peduli dengan maraknya hoaks di kehidupan masyarakat. Pemerintah misalnya telah membuat pagar hukum dengan menyetujui lahirnya Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektonik, memblokir situs-situs yang menyebarkan hoaks, menangkap sindikat penyebar hoaks hingga membentuk lembaga siberkreasi yang berfokus dalam menangani hoaks. Tidak hanya itu, masyarakat juga turut serta dalam menekan peredaran hoaks dengan memberikan klarifikasi terhadap hoax.
5 Tips melawan hoax
*1)Waspada judul cerita yang provokatif*
Judul yang provokatif merupakan salah satu ciri hoax. Judul yang provokatif digunakan untuk memancing emosi pembaca berita hoax dengan begitu seharusnya waspada dengan judul berita yg provokatif karena judul bisa di edit oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab.
*2) Cermati kredibilitas situs berita*
Berita yang kita baca harus melalui sumber yang sudah terverifikasi dan resmi yang mengandung fakta yang sudah terbukti tidak alamat situs yang abal-abal, karena alamat situs abal-abal tidak bisa mempertanggung jawabkan hoax yang telah beredar.
*3) Pastikan keaslian foto/video*
Di jaman yang modern ini foto dan video sudah bisa di edit dan di manipulasi oleh pembuat hoax oleh karena itu jangan langsung percaya kepada foto/video yang beredar tanpa bukti kita harus pandai-pandai dalam melihat kejanggalan pada foto dan video yang dimanipulasi berita hoax.
*4) Saring seblum sharing*
Kita harus memastikan berita yang kita baca hoax atau bukan karena sebelum menyebarkan atau sharing kita harus memastikan bahwa berita itu tidak bohong atau hoax jadi, sebelum kita menyebarkan kita harus tahu sumber yang resmi dan bertanggungjawab bahwa berita itu bukan hoax.
*5) Situs anti hoax*
Kita dapat berkontribusi dalam memberantas hoax salah satunya yaitu dengan melaporkan situs- situs yang terverifikasi hoax dan memiliki bukti melalui situs anti hoax dan disitu terdapat banyak berita yang sudah terverifikasi hoax maka dari itu kita harus hati-hati dalam membaca berita jangan sampai berita yang kita baca adalah berita hoax.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar