Senin, 06 April 2020

VIRUS CORONA


VIRUS CORONA

Virus Corona atau COVID-19 pertama kali muncul di Kota Wuhan,  Provinsi Hubei China pada tahun 2019. Coronavirus itu merupakan keluarga besar virus yang dapat menyerang manusia dan hewan.Pada manusia, biasanya menyebabkan penyakit infeksi saluran pernafasan, mulai dari flu biasa hingga penyakit serius, bahkan dapat menyebabkan kematian.Orang lain bisa tertular jika mereka kontak langsung dengan orang yang terinfeksi.Virus ini terus menyebar dan merenggut banyak nyawa dan belum ada yang tau kapan wabah ini akan berakhir.

Gejala Virus Corona
Gejala awal infeksi virus Corona atau COVID-19 bisa berupa gejala flu, seperti demam, pilek, batuk kering, sakit tenggorokan, dan sakit kepala. Setelah itu, gejala bisa memberat. Pasien bisa mengalam demam tinggi, batuk berdahak bahkan berdarah, sesak napas, dan nyeri dada. Gejala-gejala tersebut muncul ketika tubuh bereaksi melawan virus Corona.

Namun, secara umum ada 3 gejala umum yang bisa menandakan seseorang terinfeksi virus Corona, yaitu:

1) Demam (suhu tubuh di atas 38 derajat Celsius)
2) Batuk
3) Sesak napas
Menurut penelitian, gejala COVID-19 muncul dalam waktu 2 hari sampai 2 minggu setelah terpapar virus Corona.

Segera ke dokter bila Anda mengalami gejala infeksi virus Corona (COVID-19) seperti yang disebutkan di atas, terutama jika gejala muncul 2 minggu setelah kembali dari daerah yang memiliki kasus COVID-19 atau berinteraksi dengan penderita infeksi virus Corona.

Bila Anda mungkin terpapar virus Corona namun tidak mengalami gejala apa pun, Anda tidak perlu memeriksakan diri ke rumah sakit, cukup tinggal di rumah selama 14 hari dan membatasi kontak dengan orang lain.

Penyebab Virus Corona
Infeksi virus Corona atau COVID-19 disebabkan oleh coronavirus, yaitu kelompok virus yang menginfeksi sistem pernapasan. Pada sebagian besar kasus, coronavirus hanya menyebabkan infeksi pernapasan ringan sampai sedang, seperti flu. Akan tetapi, virus ini juga bisa menyebabkan infeksi pernapasan berat, seperti pneumonia, Middle-East Respiratory Syndrome (MERS), dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS).

Ada dugaan bahwa virus Corona awalnya ditularkan dari hewan ke manusia. Namun, kemudian diketahui bahwa virus Corona juga menular dari manusia ke manusia.

Seseorang dapat tertular COVID-19 melalui berbagai cara, yaitu:

Tidak sengaja menghirup percikan ludah dari bersin atau batuk penderita COVID-19,
Memegang mulut atau hidung tanpa mencuci tangan terlebih dulu setelah menyentuh benda yang terkena cipratan air liur penderita COVID-19,
Kontak jarak dekat dengan penderita COVID-19, misalnya bersentuhan atau berjabat tangan

Pencegahan Virus Corona
Sampai saat ini, belum ada vaksin untuk mencegah infeksi virus Corona atau COVID-19. Oleh sebab itu, cara pencegahan yang terbaik adalah dengan menghindari faktor-faktor yang bisa menyebabkan Anda terinfeksi virus ini, yaitu:

1)Hindari bepergian ke tempat-tempat umum yang ramai pengunjung (social distancing).
2) Gunakan masker saat beraktivitas di tempat umum atau keramaian.
3) Rutin mencuci tangan dengan air dan sabun atau hand sanitizer yang mengandung alkohol minimal 60% setelah beraktivitas di luar rumah atau di tempat umum.
4) Meningkatkan daya tahan tubuh dengan pola hidup sehat.
5) Jangan menyentuh mata, mulut, dan hidung sebelum mencuci tangan.
6) Hindari kontak dengan hewan, terutama hewan liar. Bila terjadi kontak dengan hewan, cuci tangan setelahnya.
7) Masak daging sampai benar-benar matang sebelum dikonsumsi.
8) Tutup mulut dan hidung dengan tisu saat batuk atau bersin, kemudian buang tisu ke tempat sampah.
9) Hindari berdekatan dengan orang yang sedang sakit demam, batuk, atau pilek.
10)Jaga kebersihan benda yang sering disentuh dan kebersihan lingkungan.


Kamis, 19 Maret 2020

SOAL BLOGGER

SOAL BLOGGER

A. PILIHAN GANDA
1) Blogger.com merupakan situs untuk membuat.....
a. Blog
b. Blogger
c. Akun Facebook
d. Game online

2) Blog adalah singkatan dari....
a. Internet blog
b. Blog web
c. Blogger
d. Web blog

3) Blog yang digunakan untuk merusak merupakan jenis blog.....
a. Hacker blog
b. Blog sastra
c. Blog virus 
d. Blog pendidikan

4) Orang yang suka memblokir blog orang lain disebut.....
a. Blogger
b. Virus
c. Hacker blog
d. Kuman

5) Yang diperlukan dalam membuat blog adalah....
a. Akun gmail
b. Akun Facebook
c. Akun instagram
d. Akun twitter

6) Cara menambah postingan di blog yaitu..
a. Masuk ke blogger - entri baru
b. Masuk ke blogger - setelan
c. Masuk ke blogger - komentar
d. Masuk ke blogger - rancangan

7) Yang termasuk fungsi blog...
a. Catatan harian
b. Untuk mengirim pesan
c. Media publikasi perusahaan
d. Semua jawaban benar

8) Ngeblog adalah istilah dalam bahasa Indonesia yang artinya sama dengan...
    a. Membuat blog
    b. Blogging
    c. Menutup blog
    d. Blogger

9) Untuk mengatur background dengan...
a.Open
b.Design
c. Save
d. Edit

10) Pemilik blogger.com adalah...
a. Pyra Labs
b. Bill Gates
c. Pyra Load
d. Kevin Systrom

11) Blog yang biasa ditulis pelajar adalah...
a. Blog sastra
b. Blog media
c. Blog bisnis
d. Blog perusahaan

12) Orang yang menggunakan blog disebut...
a. Blogger
b. User
c. Kalkoser
d. Gamer

13) Untuk membuka blog harus membuka...
a. Browser
b. Game
c. Blogger.com
d. Semua benar

14) Kumpulan artikel disebut...
a. Pos
b. Link
c. Lank
d. Lenk

15) Blog yang rusak disebut...
a. Blog crush
b. Fongging
c. Blogging
d. Longging


B. Uraian
1) Sebutkan 3 manfaat blog!
     a) Bisa berbagi pengalaman
     b) Bisa menjadi tempat diskusi
     c) Bisa mendapatkan ilmu dari blog

2) Apakah yang diminta dengan blog?
     Blog adalah tempat untuk membagi pengalaman baru tempat berbagi curhatan dan tempat untuk membagikan ilmu

3) Apa itu blog?
      Blog adalah website atau jurnal online yang memuat beragam informasi dan menampilkan postingan terbaru di atas halaman. Postingan blog diperbarui secara berkala dan biasanya di kelola satu atau sekelompok kecil user

4) Siapa itu blogger?
      Orang yang membuat dan mengelola blog membagikan pandangan serta prespektif mereka ke audience secara online baik untuk kepentingan pribadi maupun bisnis

5) Struktur blog terdiri atas?
      Header yang memiliki menu atau navigasi. Bagian pertama menampilkan postingan terbaru atau yang dijadikan sorotan. Ada juga si debar yang memunculkan profil media sosial author dan postingan populer. Terakhir footer memuat informasi privasi dan informasi kontak. Setiap aspek yang ada berperan sangat penting dalam memudahkan para pengunjung situs untuk mencari navigasi dan mencari konten

Minggu, 16 Februari 2020

TIPS MELAWAN HOAX

PEMBATASAN MEDIA SOSIAL SEBAGAI GERAKAN ANTI HOAX

     Pembatasan Media Sosial / Medsos tentunya merugikan banyak pihak, dikarenakan pentingnya media sosial di jaman sekarang. Tanpa adanya media sosial para remaja jaman sekarang, akan merasa hampa / kurang. Apalagi penyebaran informasi berita Sudah memanfaatkan bantuan media sosial. Namun karena adanya penyebaran berita ini, mengakibatkan keresahan karena bisa saja berita yang disampaikan itu tidak benar alias HOAX. Karena itu, dilakukan pembatasan medsos. Apalagi bila sedang terjadi konflik masalah, yang bisa saja dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk menyebarkan informasi yang tidak benar / HOAXHoax adalah informasi yang sesungguhnya tidak benar, tetapi dibuat seolah-olah benar adanya.Hal ini tidak sama dengan rumor, ilmu semu, maupun April Mop.

Hoax merupakan sebagai rangkaian informasi yang memang sengaja disesatkan, tetapi “dijual” sebagai kebenaran.Berita palsu yang mengandung informasi yang sengaja menyesatkan orang dan memiliki agenda politik tertentu.Hoax bukan sekadar menyesatkan, informasi dalam hoax juga tidak memiliki landasan faktual, tetapi disajikan seolah-olah sebagai serangkaian fakta.


Berbagai cara telah dilakukan, baik oleh pemerintah maupun masyarakat yang peduli dengan maraknya hoaks di kehidupan masyarakat. Pemerintah misalnya telah membuat pagar hukum dengan menyetujui lahirnya Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektonik, memblokir situs-situs yang menyebarkan hoaks, menangkap sindikat penyebar hoaks hingga membentuk lembaga siberkreasi yang berfokus dalam menangani hoaks. Tidak hanya itu, masyarakat juga turut serta dalam menekan peredaran hoaks dengan memberikan klarifikasi terhadap hoax.

5 Tips melawan hoax

*1)Waspada judul cerita yang provokatif*
 Judul yang provokatif merupakan salah satu ciri hoax. Judul yang provokatif digunakan untuk memancing emosi pembaca berita hoax dengan begitu seharusnya waspada dengan judul berita yg provokatif karena judul bisa di edit oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab.

*2) Cermati kredibilitas situs berita*
Berita yang kita baca harus melalui sumber yang sudah terverifikasi dan resmi yang mengandung fakta yang sudah terbukti tidak alamat situs yang abal-abal, karena alamat situs abal-abal tidak bisa mempertanggung jawabkan hoax yang telah beredar.

*3) Pastikan keaslian foto/video*
Di jaman yang modern ini foto dan video sudah bisa di edit dan di manipulasi oleh pembuat hoax oleh karena itu jangan langsung percaya kepada foto/video yang beredar tanpa bukti kita harus pandai-pandai dalam melihat kejanggalan pada foto dan video yang dimanipulasi berita hoax.

*4) Saring seblum sharing*
Kita harus memastikan berita yang kita baca hoax atau bukan karena sebelum menyebarkan atau sharing kita harus memastikan bahwa berita itu tidak bohong atau hoax jadi, sebelum kita menyebarkan kita harus tahu sumber yang resmi dan bertanggungjawab bahwa berita itu bukan hoax.

*5) Situs anti hoax*
Kita dapat berkontribusi dalam memberantas hoax salah satunya yaitu dengan melaporkan situs- situs yang terverifikasi hoax dan memiliki bukti melalui situs anti hoax dan disitu terdapat banyak berita yang sudah terverifikasi hoax maka dari itu kita harus hati-hati dalam membaca berita jangan sampai berita yang kita baca adalah berita hoax.

Minggu, 19 Januari 2020

Anti bullying


Upaya Edukasi Perilaku Anti Bullying di Era Digital Melalui Dongeng

By  1 November 2019 No Comments


Oleh: Rini Setyowati (1,2), Pratista Arya Satwika (1), Rahmah Saniatuzzulfa (1,2)
(1) Program Studi Psikologi, Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta
(2) Rumah Sakit Universitas Sebelas Maret Surakarta
Perilaku bullying merupakan salah satu masalah sosial yang sampai saat ini sering ditemukan di kalangan anak-anak sekolah. Beberapa perilaku bullying seperti mengejek, mengucilkan, mengancam serta menyerang secara fisik maupun verbal menjadi hal yang sering dilakukan sebagian besar anak-anak untuk mengekspresikan dirinya. Terutama pada era digital saat ini dimana anak dapat dengan mudah menemukan tontonan dan contoh perilaku tersebut di sekitar tanpa pengarahan. 
Kasus bullying pada anak, semakin marak terjadi di Indonesia. KPAI (2018) menyatakan tindakan bullying menempati urutan ke-empat dalam kasus kekerasan anak yang terjadi di Indonesia. Di tahun 2019, KPAI mencatat bahwa korban kekerasan psikis dan bullying masih tertinggi serta anak korban kebijakan dan kekerasan fisik berada di posisi kedua. Sementara kasus terendah adalah korban pengeroyokan dan kekerasan seksual. Data KPAI juga menunjukkan bahwa mayoritas kasus terjadi di jenjang sekolah dasar (SD). Dari 37 kasus kekerasan di jenjang pendidikan pada Januari hingga April 2019, 25 kasus terjadi di SD, sementara terendah ada di perguruan tinggi sebanyak 1 kasus. Hal ini selaras dengan data yang yang diberikan oleh UNICEF yang menyatakan bahwa 8 dari 10 anak mengalami bullying. Menurut Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bullying merupakan segala bentuk penindasan atau kekerasan yang dilakukan dengan sengaja oleh satu orang atau sekelompok orang yang lebih kuat atau berkuasa terhadap orang lain, dengan tujuan untuk menyakiti dan dilakukan secara terus-menerus. Sedangkan Riauskina, Djuwita, dan Soesetio (2005) lebih mengerucutkan definisi bullying dalam ranah sekolah. Mereka mendefinisikan school bullying sebagai perilaku agresif yang dilakukan berulang-ulang oleh seorang atau sekelompok siswa yang memiliki kekuasaan, terhadap siswa/siswi lain yang lebih lemah, dengan tujuan menyakiti orang tersebut.
Bullying merupakan kasus yang penting untuk ditindaklanjuti. Kasus bullying dengan pelaku anak memberikan sebuah tanda tanya pada kita, seperti bagaimana seorang anak dapat melakukan kekerasan yang berdampak seburuk itu kepada temannya sendiri. Perilaku bullyingdengan anak sebagai pelakunya menggambarkan kemerosotan moral dalam masyarakat saat ini. Kemerosotan moral dapat diperbaiki melalui pendidikan karakter yang di mulai sejak dini (Fitriyah dan Zuchdi, 2014). Salah satu metode pendidikan karakter yang tepat untuk anak-anak adalah melalui dongeng.
Upaya penanggulangan kasus tersebut telah dilakukan dengan berbagai cara untuk membentuk karakter dari siswa. Salah satu upaya yang dapat dilakukan oleh semua masyarakat baik guru, orang tua, dan masyarakat umum untuk mencegah bullying adalah dengan menggunakan metode mendongeng. Intervensi ini bertujuan untuk memberikan upaya dalam menanamkan nilai anti bullying dan mengembangkan imajinasi anak melalui kegiatan mendongeng. Target khusus yang diperoleh adalah tertanamnya nilai-nilai anti bullying pada anak-anak TK IT Mutiara Insan Jombor, Sukoharjo melalui dongeng untuk menambah pengetahuan anak mengenai perilaku yang boleh dan tidak boleh mereka lakukan dalam pergaulan dengan teman dan interkasi sosial juga dampak dari perlaku yang mereka lakukan.
Menurut Moeslichatoen (2004) kegiatan mendongeng merupakan media untuk menyampaikan nilai-nilai yang berlaku di masyarakat. Manfaat yang diperoleh dari kegiatan mendongeng adalah memberikan pengalaman belajar bagi anak untuk berlatih mendengarkan. Melalui mendengarkan, anak memperoleh bermacam informasi tentang pengetahuan, nilai, dan sikap untuk dihayati dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, kegiatan mendongeng juga memberikan pengalaman belajar sehingga anak-anak mampu mengembangkan potensi kognitif, afektif, maupun psikomotor. Kegiatan mendongeng juga bermanfaat untuk menggetarkan perasaan dan membangkitkan semangat anak. Kegiatan mendongeng juga membuat anak terlatih untuk memiliki perasaan peka (Elis, 2010).
Bentuk preventif ini memiliki kekhususan yaitu menggunakan pendekatan melalui media dongeng sehingga lebih mudah diterima oleh anak-anak. Pada hari Selasa tanggal 21 Mei 2019 bertempat di TKIT Mutiara Insan Jombor Sukoharjo telah dilakukan kegiatan mendongeng sebagai upaya mengedukasi dan mencegah perilaku bullying oleh tim dan dibantu oleh mahasiswa Prodi Psikologi UNS. Hasilnya menunjukkan peningkatan pengetahuan anak-anak di TKIT Mutiara Insan Jombor Sukoharjo mengenai perilaku yang baik dan tidak baik untuk dilakukan kepada orang lain yang ditunjukkan. Diharapkan hal ini dapat menjadi langkah preventif untuk mencegah terjadinya perilaku bullying kepada sesama teman dalam interaksi sosial mereka. Menggunakan dongeng dengan judul “Sapi yang Baik Hati” kepada siswa TK dimana dalam cerita tersebut terdapat penanaman anti bullying yang dapat diserap nilainya dengan penyampaian cerita yang ada. Dongeng tidak hanya disampaikan dengan lisan saja, tetapi juga menggunakan alat peraga yaitu gambar tokoh sapi, buaya, induk bebek, anak bebek, dan kambing yang ditunjukkan ketika mendongeng sesuai dengan alur cerita dan pemeranan tokoh. Hal ini dimaksudkan agar siswa TK Mutiara Insan Jombor Sukoharjo dapat memahami cerita dengan melihat langsung tokoh yang sedang diceritakan. Kegiatan ini berfokus pada penanaman nilai anti-bullying melalui pendekatan media dongeng pada anak-anak usia dini agar membentuk karakter anak yang mengembangkan nilai dan sikap negatif terhadap kekerasan, resolusi konflik, kerja sama, toleransi pada sesama dan empati. (***)